
Akhirnya debat capres putaran ke-2 , yang lebih dimanis dan lebih seru muncul juga. Saya setuju seperti yang di katakan PDIP “ pendeknya waktu jawab bagi peserta debat capres. beberapa calon, beberapa kali kehabisan waktu saat menjawab pertanyaan” Ketika di media iklan conventional semua kalangan pilpres diminta jangan mengotak-atik atau memprovokasi hak rakyat untuk memilih satu putaran ke arah yang tidak jelas. Kemarin malam JK seakan menunjukan acara debat capres memang ditujukan untuknya.
Berbeda dengan debat capres putaran satu, kali ini calon presiden diberi kebebasan untuk bergerak lebih dinamis. Seakan akan seorang playmaker handal, ketika diberi banyak kebebasan maka lapangan dan alur permaianan berada dikendalinya. Terlihat strategi pencitraan SBY dan Mega tak berdaya menghadapi gempuran gempuran fakta yang diungkapkan JK, bahkan pada kesempatan terakhir ketua Banteng putih, ibu megawati berusaha membalas namun, seakan akan telah ter-bantai habis, JK sengaja memberi gol penghibur.
Beda debat, beda juga peluang usaha. Setelah JK mempopulerkan branding JK Collection, tampaknya SBY akan segera membuat terobosan lewat indomie rasa presiden dengan kandungan terigu, singkong, sukun plus sedikit gandum. Coba simak …
SBY : tapi yang saya makan adalah “Indomie” yang terbuat dari terigu, singkong, sukun, mengurangi penggunaan gandum”
Boleh tanya, Benarkah Indomie Tidak Hanya Dari Gandum ituh sudah ada ? Beli dimana ya pak ….kalau memang ada kenapa rakyat ngak dikasih tau… kan mau sehat juga








member cosa aranda jg ya?