Free: Dibalik Google vs China

google-rules-in china

Dibalik Google vs China + Baidu. Ada yang bilang karena persoalan keamanan google server di china, Google tidak punya prospek karena hanya mempunyai market share 35% -padahal dalam tempo singkat -. Ada juga yang bilang karena persoalan politik. Saya kurang tahu, jadi kita tunggu saja sampai nanti, Apakah Google akan benar benar cabut atau stay dengan persaingannnya versus Baidu.

Sebagai gantinya, mari kita melihat persaingan sengit dibalik Google Vs Baidu + China. Setidaknya ada tiga hal yang mendalangi kompetisi meraih market share di china yaitu: Kulture, Business Model, dan google china censorship.

Kultur

Pengaruh penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa minioritas, bahkan -mungkin- lebih parah dibandingkan jepang atau prancis. Userbase Google memang besar namun penggunaan bahasa lokal membuat Google harus memeberi spesifikasi khusus untuk crawling, dan agregasi konten bahkan secara SEO mungkin akan agak sedikit berbeda.

Google china censorship

Dulu china pernah memberikan applause kepada Google karena telah memblokir peredaran situs porno di China akan tetapi lain halnya kalau persoalan penyajian konten yang terkait gerakan politik. Permintaan agar membiarkan Google Cina beroperasi secara independen tanpa harus mensensor hasil pencariannya masih berjalan alot sehingga sejumlah konten yang memuat pornografi juga sajian konten dengan keyword gerakan politik harus dibungkam.

Business Model

Rupanya segala kebijakan yang diterapkan disana justru membuat Google merasa bisnis mereka berjalan tidak sebagaimana mestinya yang masih ditambah dengan akibat larangan UU. Sistem penyediaan jasa gratis dirasa sangat mengkhawatirkan sejumlah perusahaan bisnis lokal, terutama ancamannya terhadap Baidu. Sistem ‘free business model‘ yang mampu meraih 35% market share dalam waktu singkat itu pada akhirnya membuat pemerintah China melakukan pembatasan akses.

Memang kurang bijak kalau menyalahkan salah satu pihak. Pada dasarnya kepedulian china terhadap mesin lokal seperti Baidu tetap patut diberi appresiasi. Namun begitu, Google merasa juga bergerak dalam koridor dan prinsip yang tepat selain itu mereka juga mengusung dan menjunjung tinggi – Linux ecosystem- kebebasan sosial dalam berinternet yang oleh beberapa pihak dikatakan sejajar dengan HAM. Don’t Be Evil right!

-

>>Serunya, mungkinkah pelindungan china terhadap usaha lokal menjadi dampak sistemik?

>>> Sejauh apa kamu menikmati/ menerima konsep Free?

Tidak Ingin ketinggalan UPDATE BERITA MENARIK Road-entrepreneur.com? silahkan subscribe email disini.

Article written by Arham Haryadi

About: I 'm a theft web design artist. I plays around web analysis and seo optimization, blogging advice,Online marketing strategy and Blog to Profit for - pure Online money.

Tags: , , ,

15 Responses to “Free: Dibalik Google vs China”

  1. Bakrie 21. Jan, 2010 at 2:22 am #

    wah dah kaya bank century aja punya dampak sistemik….. tapi yg jelas kalo google hengkang itu murni pyur karena alesan bisnis…

    • Arham Blogpreneur 21. Jan, 2010 at 8:36 pm #

      Dengan alasan melindungi persaingan pasar bebas tentu akan lebih aman kalau sebagian negara dengan startup lokal masih ‘nubie’ dilindungi dengan cara yang sama seperti kasus china ;-)

  2. Arrohwany 21. Jan, 2010 at 8:55 pm #

    Wah seru juga yah jalan critanya..
    Tapi kayaknya google ndak bakalan kleuat dari pangsa pasar sebesar itu :)

    • Arham Blogpreneur 21. Jan, 2010 at 11:01 pm #

      Pastinya akan ditinjau dulu kan. sejauh apa ptensi dan ‘keringanan’ google untuk bisa independent

  3. T. Wahyudi 23. Jan, 2010 at 10:57 am #

    kasus di negara kita di gituin juga bisa mungkin ya mas….

    • Arham blogpreneur 23. Jan, 2010 at 7:36 pm #

      Kalau ini kan secara online tapi pasar Indonesiakan sebenarnya sudah lama menjadi international trading :D

  4. jarwadi 25. Jan, 2010 at 9:00 am #

    untuk tegas mengambil kebijakan se independen Cina, suatu negara harus mempunyai cukup posisi tawar

    kalau tidak salah loh :)

  5. pandu 06. Feb, 2010 at 4:38 pm #

    Saya pernah berdiskusi dengan teman China saya, disana memang mereka ditekan (tapi akhirnya menjadi terbiasa), wordpress di blok, blogspot, twitter, dan contentnya pun di blok..

    Jika menggunakan teori konspirasi, Google “dianjurkan” oleh US untuk menekan China agar membebaskan (liberate) informasi.. dengan begitu benih-benih “demokrasi ala Amrik” akan tercipta.. Tapi China yang mengarah kepada komunis-kapitalis tetap bertahan dan terus menjaga keadaan tersebut agar: 1. pemerintahan dan culture yang terjaga, 2. menjaga bisnis lokal, dengan mengutamakan search engine lokal 3. menutup rapat “serangan ekonomi dan politis” US

    • Arham 07. Feb, 2010 at 12:25 am #

      wah.. insight baru nih dari mas pandu… :D

  6. vany 08. Feb, 2010 at 7:15 am #

    oh…
    jd itu alasannya ya, mas….
    tapi, kalo indonesia mau menerapkan seperti yg ada di china ini kyknya susah deh…. :D

  7. ALRIS 10. Feb, 2010 at 2:10 pm #

    Keren tuh pemerintah China, punya keberanian. Lha, pemerintah kita? Banyakan sih diatur ama korporat internasional…

  8. annosmile 11. Feb, 2010 at 8:03 am #

    akhirnya om google angkat kaki dari china
    sampai saat ini saya gak tau url google china..
    salut juga ama perlindungan produk negeri sendiri di china
    indonesia mungkin bisa menirunya

  9. backlink 12. Feb, 2010 at 11:19 am #

    china lebih ketat banget untuk produk dari luar, tp produk mereka di luar kaya kacang goreng ya.

Leave a Reply