Influence Media Online di Indonesia


Bagaimana Influence Blog dan beberapa media online lainnnya bagi advertiser atau pemasang iklan di Indonesia ?

Agung Adiprasetyo

pengiklan masih belum melihat potensi daya beli para pengakses Internet yang sebagian besar merupakan anak muda.

meskipun….

anak-anak sekolah sekarang sudah diberikan kartu kredit oleh orang tuanya, sehingga mereka menentukan sendiri produk apa yang akan mereka beli. Jadi, bukan hanya orang berusia 20 tahun atau 25 tahun ke atas yang mempunyai daya beli. Namun, 60%-70% pengiklan saat ini masih melihat dengan cara yang lama

padahal, Udah banyak yang punya account Paypal , sebagai tambahan ,berdasarkan Zenith Optimedia, perusahaan konsultan media internasional, pasar iklan untuk koran akan terus turun menjadi 23,3% pada 2010 dari 25,6% .

  • Some parts of my opinion why Indonesian ignore an modern advertising methods , Indonesian are easily to infected by Free brand on Internet ,
  • less reliable information such as;  Bombing keywords , and Quick scheme to reach the wealth.

So, what do you think ? why there’s no many online advertising in Indonesia than conventional advertising ….

Related Posts

  1. Online Marketing Strategy : Perlukah media cetak dan corporate konvergensi ke media online ?
  2. Startegy Online marketing Memenangkan Pemilu Indonesia 2009 dengan Champaign 2.0
  3. Iklan Online dan Online business opportunity di awal 2009

7 Responses to “Influence Media Online di Indonesia”

  1. klo menurut saya itu karena mayoritas penggunaa internet indonesia bukanlah smart user. Mereka hanya menggunakan internet hanya untuk mencari informasi. titik. Jadi advertiser pun begitu, mereka banyak yg belum mengerti…

  2. Sebenarnya ini masalah klasik, semua pengen jadi publisher lalu siapa yang mau jadi advertiser? nah lho :)

  3. kalau aku punya pandangan; penggunaan internet sebagai media periklanan maupun jual beli bisnis online masih dalam taraf mencari bentuk.

  4. memang para advertiser di indonesia sedang menjajakan kaki nya untuk coba merambah internet sebagai saran media untuk memasang iklan, meskipun belum keseluruhannya :)

  5. @OOM
    iya om, setuju abis.. sebagai tambahan, para advertiser di indonesia belum merasakan efek buzz marketing secara hasil yang lebih baik dibanding media tradisional

  6. kayaknya kita belum bisa bilang ‘dapatkan posisi yang menarik di search engine’, ‘tingkatkan traffic website anda’, atau ‘dapatkan backlink yang berkualitas’. kenapa? karena sebuah bisnis besar bahkan tidak (belum tentu) membuat sebuah website yang dapat meningkatkan profit perusahaannya. Website atau blog dibuat karena: perusahaan pesaing saja membuatnya, ‘ini adalah trend pemasaran!’ (tanpa tahu manfaatnya dengan baik), atau ‘anggaran pembuatan website sudah disiapkan’.

    kalau analisis saya di posting blog beberapa saat lalu seperti itu.. hehe *sok2 an nganalisis ;) *

  7. Mudah2an berdampak bagus buat blogger..

    Salam..