Kali ini bukan SEO, ini tentang Passion dan authority

Arham Haryadi September 7, 2009 18

Jika dahulu internet dan social media hanya dianggap senang senang belaka, saat ini berkembang menjadi media industry bahkan dibulan puasa ini, ngak terbayang berapa banyak pahala yang diperoleh dari ber-tweeting. Begitu juga blogging dulu kegiatan ini dianggap tak bermutu, justru saat ini corporate yang tidak punya blog mulai dianggap un-professional. Ngak heran kalau secara perlahan memiliki blog dianggap hal yang fundamental. Tapi, yah.. begitu… masih sebatas punya saja.
passion and authority blogging
Sewaktu saya , berdiskusi remeh remeh dengan ahli waralaba ituh .

Ada ribuan, mungkin sudah puluhan ribu, blog milik para bos alias blog CEO, ngak ketinggalan blog sejumlah pakar bergelar S3 dari sejumlah university Indonesia pun ikut jadi korban kejamnya blogosphere . Tujuan awalnya bisa bermacam macam, jadi Kualitasnya pun macam-macam. Hanya sedikit yang menarik. Beberapa hanya berakhir dengan 2 sampai 3 artikel, sisanya Lebih banyak lagi yang membosankan dan sudah pasti na’as gagal mendatangkan pengunjung. Lalu apa penyebabnya?

Awalnya proses blogging berjalan seru, mereka bergairah menulis dan pembaca pun ada yang berkunjung – walau entah berapa- . Lama kelamaan blog mereka sepi layaknya kuburan. Padahal katanya mereka sudah menerapkan seni dan teknik online marketing , search engine optimization ( seo ).

Mendengar hal itu, saya jadi teringat tentang pengelolaan blog lewat teknik search engine optimization marketing . "Buatlah blog dan perbarui isinya secara berkala dengan begitu akan meningkatkan peluang muncul di halaman pertama mesin-mesin pencari dan hasil akhirnya menarik pengunjung".

Rupanya online strategi ituh tak selalu berhasil, apa iya ?  biarpun blog sudah dibuat dan isinya diperbarui berkala, mesin pencari tak juga memunculkannya di halaman pertama. Di manakah salahnya blog ‘jablay’ itu ?

Copywrithing 2.0

Tehnik jurnalistik agar pembaca bisa menikmati tentu ngak salah kalau dimiliki seoarang blogger, tapi berbeda lahan berbeda juga tehniknya. Kalau di koran atau journal ilmiah mereka yang bergelar s2 atau s3 bahkan conventional CEO pun bisa melakukannya, tapi bukan berarti mereka juga ahli di ranah online. Oleh karna itu, copywrithing perlu dilengkapi dasar dasar menulis tulisan di Blog. Selain itu, perlu juga berkreasi dan memadukan ilmu jurnalistik dengan keyword keyword yang disasarkan. SO,… cek lagi deh berapa banyak tulisan yang sudah memenuhi kaidah seo copywrithing .

Wisdom

Ngak salah rupanya kalau SEO dikatakan knowledge 2.0 . Ilmu pengetahuan yang sepatutnya sudah diwajibkan ini bisa dikategorikan sebagai seni namun bisa juga technical science. SEO itu ngak mudah, terbukti blog yang sejak awal diniatkan semata-mata demi teknik SEO hampir pasti berakhir di ujung jalan yang sunyi. Mengalami kekosongan jiwa, guna dan faedahnya. Kalau sudah begitu di sana membuat pengunjung yang semula mencari dan berharap menemukan wisdom di blog para ahli, lama-lama hanya mendapati bujukan dan rayuan basi dan ujungnya mereka kapok. Dan ogah datang lagi. Jangan salahkan SEO yang mengaburkan wisdom anda, tapi bersatulah dengan ilmu search engine optimization ituh.

Passion dan authority

Yang pernah belajar dasar-dasar pemasaran, pasti sudah kenal pakem-nya Philip Kotler tentang unsur 4P dari pemasaran: product , price , packaging , dan promotion . Blogging tidak juga boleh melupakan unsur 4P itu, tapi ada unsur terakhir yang paling penting dari itu semua, ialah "Passion ".

Ngutip sedikit dari Ndoro "Jika sejak awal hanya akan menulis tentang, misalnya tips manajemen dan pengelolaan sumber daya manusia, ya jangan sampai kemudian menulis informasi peluncuran produk baru atau kegiatan yang jauh bersimpangan. Semakin jauh blog dari komitmen awal, semakin jauh pula kepergian para pengunjung.

Pada saat itu, anda semakin menjauh dari authority dan semakin sulit orang mengingat anda sebagai apa.

Masih seputar passion, harap maklum memang, sepanjang apapun title anda, ngak jarang membangun authority dari awal layaknya para nubie . Karna itu hanya mereka yang memiliki passion dan komitmen tinggi yang mampu bertahan dengan blognya. Dan mereka yang hasratnya begitu tinggi untuk berbagi ilmu, ide, mau ber-networking maupun berblogwalking serta kearifannya sajalah yang blognya bakal tetap dicari pembaca.

Bayangkan sebagai pembaca, bila kita membaca blog yang kehilangan passion , blog yang tak dikerjakan dengan sentuhan personal…uhhh. Ini memang bukan melulu soal SEO marketing , karena itu pertimbangkanlah fakta itu. Pelajarilah cara kerjanya…

Incoming search terms:

  • http://mahadaya.com Mada Mahadaya

    Memang sih ada perbedaan antara penulisan di offline dan online. Tapi menurut saya, penulisan yang baik tetap harus mengedepankan esensi dari tulisan.

    Penulisannya rapih tapi tidak ada esensinya tentu tidak akan menarik, tapi jika ada kesalahan dalam penulisan, itu sangat mudah dipelajari.

    Dan dari penulisan anda diatas, sepertinya anda telah melakukan perubahan dan perbaikan yang sangat luar biasa cepat dalam tata penulisan.

    Tetap pertahankan bro…

  • http://wirautama.net wira

    selain hal diatas menurut saya bahasa di blog sebaiknya bersifat personal, mewakili seseorang karena pada dasarnya blog ini mewakili individu..

    **duh kok ribet gini saya ngomongnya ya :D

  • http://www.muslimah.web.id ajengkol

    Nice analisis

    Saya hampir sama dengan Wira karena Blog is my diary online jadi yah menulis tergantung ada kejadian apa yang ingin aku torehkan disana

    Nggak mengikat dan nggak terikat

  • http://oca-ntiq.blogspot.com Oca

    Setuju..setuju sama @wira dan @ajengkol bahasa dari sang blogger juga bakal mempengaruhi. Kalau bahasanya tinggi dan ditambah kaku, eh enek. Bikin enggak betah lama2 nongkrong di blognya…Kikikiki… Fbnya mana Ham?*loh kok enggak nyambung*

  • http://ndorokakung.dagdigdug.com ndoro kakung

    lah tulisanku dikutip di sini juga toh … yayayaya…

    • http://www.road-entrepreneur.com Arham Blogpreneur

      kan aku udah bilang ndoro di comment nya blog ndoro ada kan :) . “mau ngasih tanggepan di blog sendiri ajah :) ” plus topic na bisa nyentil orang orang UI dikit ..

      kebetulan dapet mada sekalian diskusi .. jadi bisa ada touch up touch up idea dikit :)

      oh ya, mumpung yang punya kata ingetin, baru aja upadate.. lupa bilang minjem kata katanya ndoro *sungkem ampun .. hehe :P

  • http://myblackdiaries.blogspot.com Setyagus Sucipto

    Semua orang punya alasan masing-masing untuk menilai suatu blog, tapi memang passion dibutuhkan untuk membuat sebuah blog lebih hidup.

    Dan gw akan menganguk-angguk setuju dengan @wira dan @ajengkol :D

  • http://fanari-id.com fanari

    Hehe setuju sekali. Secara pribadi saya rela tidak memperoleh trafik sebanyak temen2 blogger yg rajin bermain tagging/keyword—yang penting orang tahu bidang “keahlian” yang saya tulis di blog :)

    • http://www.road-entrepreneur.com Arham Blogpreneur

      it’s all about authority… Like has been writen in Excessive SEO …

  • http://ekajazzlover.wordpress.com eka nugraha

    masih bingung kaidah seo copywriting itu seperti apa?

    • http://www.road-entrepreneur.com Arham Blogpreneur

      Seo Copywriting adalah teknik copywriting pada website. Dengan mensinergikan jurnalistik + bahasa yang santai ala social media plus penerapan SEO… begitu kalau disarikan :)

  • http://blog.imanbrotoseno.com iman brotoseno

    ya passion itu yang kadang membuat kita bertanya tanya,..” Ngapain sih ngeblog “..only the happy selected few people yang masih bisa mempertahankan passion itu ditengah gempuran layanan media social networking yang lebih kenes dan genit..

    • http://inventco.net arham

      wejangan dari sesepuh :D

  • http://www.donnyverdian.net DV

    Eh, saya mau tanya, kamu ninggalin pertanyaan di komentarmu di blog saya, HDR? Apaan tho HDR itu?

  • http://dequin.wordpress.com/ Quin

    iya jg sih penting passion sebh blog..tp mgkn terkadang sulit utk dipertahan..

  • http://caturariadie.com Catur Ariadie

    wah blog saya malah tidak ada passionnya kadang nulisnya asal aja sih. menurut saya karena masih newbie bolehlah nyerempet2 dikit tulisannya

    hehe

  • http://agungfirmansyah.wordpress.com agungfirmansyah

    Saat ini, blog memang menjadi ladang jual diri paling enak. Saya pribadi pun menggunakannya. Orang tidak tahu nama kita maka dia bisa mencari tahu lewat google. Nah, di sinilah blog kita berperan sebagai alat TP2. :D

  • http://www.infotechblogs.com/ Info Tech

    Wah harus belajar lebih banyak lagi ni tentang passion dan authority…