Jumat 10 juli 2009 yang lalu, salah seorang rekan internet marketing yang juga sesepuh dari publisher adsense, berujar "Saya sendiri sudah bosan terkena efek smart pricing ini dan memang menjadikannya sebagai salah satu alasan untuk sedikit demi sedikit meninggalkan Google AdSense" sebagai bisnis online .

Jika saat ini anda baru saja melihat peluang menjadi entrepreneur online, atau anda baru saja berencana memulai karir sebagai online strategist ataupun internet marketing dengan berharap adsense money. Pikirkanlah !!
Benarkah adsense revenue jawabannya ?
Adsense and Smart Pricing
Jika anda bukan orang baru di ranah adsense, tentu sudah mengenal apa itu smart pricing. Berikut saya kutipkan dari cosa aranda. "Smart pricing ini adalah sistem ‘penyesuaian’ nilai klik yang diberlakukan oleh Google AdSense terhadap penghasilan publisher, berdasarkan oleh banyak parameter yang terkadang justru di luar kontrol kita sebagai publisher " dari sini, apa boleh buat kita harus belajar bagaimana Search engine optimization dan bagaimana meraih pengunjung yang sesuai keywords dan segment agar tidak terjadi smart pricing dan SEO out of purpose .
Adsense less profit click and pro Advertiser
Sudah bukan rahasia lagi, kebijakan adsense lebih pro terhadap advertiser. Perkembangan saat ini adsense yang dikenal sebagai program PPC terbaik, tidak lagi murni sebagai pay per click program . Dahulu, kita hanya butuh sebuah klik untuk sebuah pengharapan making money with adsense , tak peduli bagaimana kualitas artikel ataupun kualitas pengunjung ( Traffic ) yang datang, kita tetap mendapat earning.
Saat ini, berharaplah pengunjung tetap berselancar pada web kunjungan dengan waktu yang lama. Jadi tidak salah kalau perkembangan ilmu search engine marketing dengan memanfaatkan adsense merupakan cara jitu online strategy bagi peningkatan brand awareness dan strategi komunikasi pemasaran .
Less Item are more better ?
Memasang adsense dalam jumlah maksimal, memang dapat meningkatkan jumlah klik, dan earning. Tapi, dulu ada rumor yang sekarang menajdi kenyataan. Rumur itu mengatakan bahwa semakin sedikit kita pasang jumlah adsense content , maka harga advertising yang muncul akan tinggi. Dengan kata lain, dari jumlah 12 advertising yang muncul hanya akan ditampilkan 4 adsense terbaik, jika anda hanya memasang satu ads. Kalau sudah begini, jumlah click dan traffic harus diperhitungkan. Bukan itu saja, tapi pengaruh tulisan untuk mendatangkan traffic yang berkualitas pun harus diikutkan.
Bagaimana, masih bersedia ber-adsense-ria ? di era news on demand saat ini, bukankah harusnya kita yang menentukan harga, jangan google.
pssstt : tidak berarti belajar dari adsense itu buruk lho….kalau ingin mencoba konsultai UKM / Waralaba pun saya kenal dengan pakarnya




