Mendalami Keyword Research For SEO -Part 2

Arham Haryadi August 16, 2010 6

SEO conversion

Kata kuncinya adalah konversi, ini juga berarti “posisi 1 BUKAN yang sering diklik” tentu dengan acuan peringkat 10 besar seperti hint yg dikasih si Om yang tampaknya berencana punya hosting diawan. Melanjutkan artikel kemarin, sesi Keyword research for SEO akan kita kulik seputar keyword process cycle dimulai brain stroming research process hingga pemilihan keyword yang akan dioptimasi. Nah, supaya lebih mudah dipahami mari kita simak bagan yang berikut ini.

SEO keyword Research

SEO keyword Research Process

Keyword Research process

Ini bagian yang paling menentukan dari semua proses SEO, kenapa? sebab proses ini akan menentukan masa depan websiteMu. Bukan cuma sebagai pembentukan website branding tapi juga menentukan visitor yang datang mau seperti apa, kalau website Anda tentang feng shui tentu visitor yang datang maunya peminat feng-shui. Kalau Blog Saya ngebahas musik dance floor saya berharap pengunjungnya satu genre seperti Alice Norin :-) .

Sewaktu memilih variasi keyword sangat PERLU memandang dari beberapa sudut pandang. Kalau Saya biasanya menyiapkan 10 – 15 keyword yang cukup generik. Kalau kata kuncinya adalah Alice Norin maka beberapa keyword pilihan saya “DIVA Club, DJ Alice, foto alice norin dan sekalian Videonya juga:-) . Kalau sudah sekarang waktunya transformasi:

Look at Your Own Site

Maksudnya adalah men-transformasi-kan keyword keyword pilihan tadi kedalam website. Bentuknya bisa berupa service yang ditawarkan atau mungkin produk eksklusif yang dimaksudkan untuk dijual.  Hint: Jangan terpaku dengan keyword jadikan lebih dinamis nan persuasif.

Who is Your Audience?

Tentunya kembali pada audiens yang ingin dirangkul. Di internet ada berbagai tools untuk mengetahui phrase apa yang user gunakan diantaranya Google keyword tools, Overture, Wordtracker(paid), dan Google Traffic estimator. PERLU disadari setiap netizen memiliki behavior yang berbeda beda, ada yang mencari info CUKUP dengan sedikit keyword misalnya “startup lokal” tapi ada juga yang lebih ber-pharse misalnya “Pengertian startup lokal” atau bisa saja “kompetisi startup lokal“. Cara mengetahuinya Anda bisa tracing lewat Hittail, Google webmaster tool dan Google Analytic untuk alternativenya coba observasi di facebook, atau forum untuk menambah ragam phrase.

Competitor / Industry

Yang ini saya pisah menjadi 2:

(1) Phrase apa yang biasa digunakan dalam industry tersebut. karena setiap industry memiliki pengertian yang berbeda beda, misalnya “46” biasa dipakai angkot untuk istilah MERAPAT MERAPAT :-) , “Interupsi” yang ini mirip sama angkot tapi audiensenya dijamin lebih berduit contoh lainnya “PR” kalau SEO Science pengertiannya PageRank, kalau di Kehumasan/ilmu komunikasi pengertiannya “Public Relation“.

(2) Mengidentifikasi keyword yang dipakai kompetitor. Disini ada banyak pilihan, mulai dari mencoba bersaing dengan keyword yang sama, menemukan perbedaan, atau bersaing di keyword yang ber-phrase karena biasanya kurang dioptimasi mereka. Sisanya dipikir sendiri yah :-) .

Data Collection

Di bagian ini Saya sarankan untuk Anda yang serius dengan profesi SEO coba berlatih excel, atau program lainnya yang membantu kita sewaktu meng-organize keyword. Dari keyword yang sudah dikumpulkan setidaknya ada 2 proses:

(1) Yang pertama mengukur besarnya search volume sekaligus trend keyword tersebut.

(2) Yang kedua mengukur keyword difficulty. Ketika mengetahui keyword mana yang lebih mudah atau lebih sulit, tentu lebih simple juga sewaktu menentukan keyword mana yang sebaiknya dioptimasi lebih dulu.

Sekadar referensi, Anda juga bisa lho membuat yang seperti ini :-)

Selesai :-)

Belum kan masih ada satu proses lagi, Keyword Selection!. Nantikan postingannya minggu depan :-)

Yang bingung dengan keyword research proses diatas jangan ragu tuk bertanya yah.. oia, saya juga nunggu tanggapan briliant Anda :-)