
Masih dalam rangkaian 10 hari pertama puasa, lengkapnya 25 Aug 2009 Hari keempat puasa. Siang ituh, saya bersama sang konsultan UKM dan Waralaba , ber-bincang bincang nikmatnya es kelapa dan basinya acara saur di pekan pertama puasa. Jadi kalau dulu, saat sahur saya dihibur para penyiar yang goes to TV, sekarang jaman sudah berubah. Tampaknya antusias masyarakat tentang nge-social media ikut merubah selera saya, maka Mada pun menganjurkan agar menikmati SawitYowit .
Pertama kali tau tentang SawitYowit dari sini , menurut desas desusnya twittertainment ini hadir karena mereka tidak dapat tawaran proyek saat Ramadhan . Entahalah, yang penting saya menemukan oase ditengah lesunya hiburan saur, lewat infotainment 2.0 ini
.
Utak atik twittertainment Business Model
Mari kita sedikit berandai andai, apa kiranya business model atau celah celah revenue twittertainment ini ?
Boardcast . Layak nya radio saat On air, pemasukan biasa diambil dari promotion yang dikumandangkan, tentu ngak masalah kalau medianya diganti lewat twitter. Didukung penggunaan twitter yang semakin besar plus sifat consumer yang tergolong early adopters tentu tidak terlalu berat bagi desta,dagienk juga vincent untuk mulai me-monetizing infotainment 2.0 ini. Bahkan dengan sifatnya berbasis text yang lebih tahan lama dibanding sekejap suara, seharusnya membuat advertisement dihargai lebih mahal .. Wow.
Ad space. Berhubung sudah disiapkan satu situs tersendiri untuk menampung hasil percakapan goyonannya. Spontan pemasukan advertisiment dalam bentuk ad space bisa dimasukan. Seberapa besar pemasukan nya ? lihat aja seberapa besar follower nya ….
Ada yang mau menambahkan ? atau ada yang sudah mendapat kesan dari sawit yowit ….




