
Fenomena perkembangan internet sudah banyak mengubah cara pandang manusia dalam berkomunikasi, mengakses informasi sampai memanfaatkan internet sebagai online marketing strategy . Mayoritas pengakses Internet adalah orang terpelajar. Saat ini, trend komunikasi horisontal antar konsumen melalui sosial media seperti Facebook, Friendster, Twitter, Multiply, Flickr dan lainnya, sedang merebak. Mereka membicarakan apa saja, termasuk, hobi, suasana kerja sampai blog domain pribadi yang ditutup oleh kantor.
Semakin banyaknya pengakses inilah yang membuat Internet sebagai media marketing yang sangat menjanjikan saat ini, sekaligus membunuh media cetak , sekalipun media cetak itu termasuk besar.
The Boston Globe, menunggu nasib untuk ditutup atau diteruskan oleh investor baru. Hal ini disebabkan perubahan perilaku konsumen membaca berita, serta perubahan strategi pemasang iklan.Mereka harus menghadapi penurunan pendapatan iklan karena pemasang iklan beralih ke Internet dalam bentuk online campaign atau online marketing sebagai bentuk media marketing yang lebih effisien dan efektif .
Berikut saya kutipkan contoh lainnya…
Surat kabar (media cetak) Seattle Post-Intelligencer (Seattle P-I) yang sudah berusia 146 tahun, tepat hari Selasa, 17 Maret 2009 terpaksa dihentikan edisi cetaknya. Hal ini dikarenakan semakin turunnya pemasukan iklan, beban sirkulasi, dan pindahnya pembaca media cetak ke portal berita yang gratis di internet.
….Pew Project for Excellence in Jounalism sebagai lembaga independen media menyatakan bahwa industri media cetak khususnya AS tengah mengalami tahap “terjun bebas”, karena produksi iklan dan pemasangan iklan beralih ke media online…. Inventco.net ( Online Strategist media )
Mau gimana lagi, penetrasi Internet yang tinggi di AS , Online user behavior lokal serta Crisis Communication yang mendunia merupakan faktor utama yang megerogoti pendapatan media cetak. Bagaimana di Indonesia ?…
Netizen Indonesia baru mencapai sekitar 10% , kurang lebih sekitar 25.000.000 dari yang sebelumnya hanya 2jt . Masalahnya, Perlukah media cetak lokal ber-konvergensi ke media Online ?
Disaat krisis global yang sedang berlangsung, dari sisi konsumen, hal hal yang akan terjadi jika konvergensi dilakukan adalah kesenjangan informasi bagi yang tidak memiliki daya akses terhadap informasi digital.
Lain halnya dengan pengelola,kesiapan media cetak tidak hanya sebatas masalah modal untuk merambah ke media internet, tetapi juga menyangkut perubahan dari budaya kerja 9-to-5 ke budaya kerja yang mobile. Selain permasalahan lainnya adalah model Bisnis Internet dalam bentuk Online Strategist ,online marketing communications dengan consumer, strategi online campaign atau online marketing bahkan sampai pada online marketing ecosystem ,online communication strategy dan pemahaman social media guna penyebaran Online campaign .
Dari beberapa kekurangan media cetak terhadap pengetahuan media online diatas, masih diperparah lagi dengan kekurangan dalam landing page strategy, online behavior,strategi public relations di online dan pengetahuan webmaster media cetak akan kemampuan SEO ( Search Engine Optimizations ).
"Teh Botol sosro beracun "

Apa boleh buat, lemahnya strategi public relations di online kembali memakan korban baru, kali ini lewat “Teh Botol Sosro beracun” entah berita benar maupun hoax, berita sudah terlanjur menyebar, hal ini diperparah dengan kemampuan penyebaran eMial teh botol sosro beracun yang disertai copywriting yang baik, seperti ;
- Penggunaan nama nama kimia ( Hidroxilic acid atau dihidrogen monoksida ) ,
- Universitas terkenal di Amerika,
- kalimat "Sedetik saja gejala kelebihan ini terlambat ditangani, nyawa pasien melayang" dan yang terakhir dengan
- Buzz Marketing "Please spread the words. Sebarkan berita ini kepada orang-orang yang kamu sayangi, sebelum semuanya terlambat! Perangi hydroxylic acid! ".bukan hanya dengan buzz marketing tapi juga penyebaran berita berhasil menyentuh user insight lokal berkategori EarlyAdopters.
Dengan demikian, wajib bagi media cetak maupun corporate untuk melakukan pendekatan online PR untuk membangun atau memperbaiki citra positif produknya.
Incoming search terms:
- ,media cetak,strategi online marketing,teh botol,marketing media cetak,strategi media cetak,cara media cetak menghadapi media online,iklan di media cetak marketing Public relations,perbandingan iklan dan berita pada media cetak,gambar media cetak,marketing media online,online media strategist,strategi PR online menggunakan facebook untuk membentuk citra,kelemahan online marketing,perbedaan iklan surat kabar dan iklan media online,pendapatan media online,pemasaran media cetak,strategi online campaign,suasana kantor media,strategi public relations sosro,strategi online konvergensi



Pingback: MegaPro serang Twitter | online business marketing, Online Marketing strategy
Pingback: Facebook mulai gerakan Internet marketer | online business marketing, Online Marketing strategy