Saatnya University untuk social media degree

Sudah biasa denger tentang SEO atau Search Engine Optimization , ataupun tentang Social Media Optimization (SMO) . Saat ini sudah ada juga beberapa rekan kita yang  berbagi tips SMO . Kalau kamu terbiasa ataupun expert dengan Facebook, Blog, Video Blogging dan Social media lainnya tapi ngak bisa ngebuktiin kalau kamu expert dengan hal baru itu, khususnya dalam pemanfaatan online media sebagai media komunikasi, PR ataupun Online marketing tools , karna ngak ada ijazah tahun depan kamu bisa apply Master Degree course in social media di Birmingham City University.

Jon Hickman, There has been significant interest in the course already, and it will definitely appeal to students looking to go into professions including journalism and PR.

Mau tau berapa biayanya ?

4,400 pounds (6,239 dollars) for only one years.Yang akan di ajarkan disana adalah mengenalkan apa yang orang dapat lakukan dengan Facebook, twitter, Blog maupun Video dalam tujuannya sebagai media marketing dan media komunikasi.

During the course we will consider what people can do on Facebook and Twitter, and how they can be used for communication and marketing purposes,” says the course convener Jon Hickman

Masalah Degree for Social Media yang masih perlu diatasi

  • Masalah pertama , biayanya terlalu besar , at least buat aku biaya terlalu besar terlebih belum tau apa yang didapatkan disana adalah hal baru untuk kita ataupun untuk ku.
  • Masalah kedua, "some students have already described the course as too basic. " Sejak banyaknya student yang secara jujur jauh lebih expert dengan Facebook dan jauh lebih mengalir atau native dalam memanfaatkan online media untuk komunikasi, marketing dan menjalankannya sebagai business yang tampaknya akan dikenakan pajak .
  • Masalah ketiga, Online media sebagai marketing,ataupun PR adalah hal baru khususnya  untuk dunia pendidikan di Indonesia.Akibatnya banyak pengajar yang justru lebih pantas untuk belajar kepada muridnya dibanding mengajarkan.
  • Masalah ke-empat , saat kita sedang browsing, baik ngeblog, ataupun nge-facebook, image yang tercipta adalah main main, dan untuk hal ini image main main belum dianggap menghasilkan untuk sisi financial, mungkin bisa diliat berapa banyak kantor yang ngeblokir Facebook atau bahkan menghalangi karyawannya untuk browsing pada jam kerja.

ada yang mau menambahkan ?

Terlepas dari masalah diatas, Indonesia yang sebentar lagi menjelang pemilihan presiden,dimana tugas presiden  adalah membuat perubahan, sudah saat nya melihat pendidikan atau Degree untuk social media sebagai lahan baru yang wajib digarap secepatnya. mengingat

  1. Sudah terlalu banyak kita mencontoh dan jalan jalan studi banding, dibanding menciptakan suatu kesempatan baru, jenis pekerjaan / profesi baru.
  2. Jika dilihat dari banyaknya ahli SEO, dan besarnya jumlah interest untuk media Internet,  maka kesempatan Universitas di Indonesia untuk ikut menciptakan bidang baru akan sangat terbantu terlebih dengan jumlah pengguna social media yang besar plus mereka masih tergolong usia produktif.
  3. Especially if you’re studying communications, journalism, PR or marketing. There are courses in TV and media, and social media and social networking are definitely worthy subjects.

Jadi, Bagaimana menurut kamu sudah saatnya kah Indonesia memberikan Degree untuk Social media Worker ?

Image courtesy  : iStockphoto.com

Tidak Ingin ketinggalan UPDATE BERITA MENARIK Road-entrepreneur.com? silahkan subscribe email disini.

Article written by Arham Haryadi

About: Bukan Seleb Blog, secara berkala menulis tentang Tips SEO / SEM, bisnis internet dan Social Media Marketing Strategy, Berita Startup Lokal, Wordpress, dan lain-lain. Ingin belajar atau Ingin berkenalan?

Tags: , , ,

6 Responses to “Saatnya University untuk social media degree”

  1. pututik 28. Apr, 2009 at 11:06 pm #

    Akan menjadi lahan bisnis baru tapi sepertinya belum perlu degree seperti ini, potensial bener karena pengguna social media indonesia cukup byk tetapi pemanfaatan ‘main2′ berasa bgt.
    Dan jika nanti kena pajak, harusnya pemerintah dipertanyakan. Apakah mereka akan membayar pajak kepada penyedia ‘pendidikan online gratis’ dari indonesia?

    • Arham Blogpreneur 29. Apr, 2009 at 3:05 pm #

      Belum perlu, berarti akan perlu. Jadi ngak ada salahnya kalau kita ( Indonesia ) menjadi pelopor :)

  2. zee 30. Apr, 2009 at 6:51 am #

    Hehehee…. masih juga disinggung soal bisnis online bakal kena pajak ya…

  3. tipis 01. May, 2009 at 11:22 am #

    hehe asik juga ya kl ada ijasahnya. cuman buat ngelamar kerja kemana tuh? paling yg nerima cuman google :D

    • Vindatamara 02. May, 2009 at 12:44 pm #

      Kalao seperti itu, kita bisa jadi entrepreneur kan ? jadi ijazah buat pelengkap aja :)

Leave a Reply