Tips Investasi Reksadana Mandiri untuk Mahasiswa

Arham Haryadi May 1, 2010 14

Tips investasi reksadana mandiri

Beberapa waktu lalu saya bertemu seorang teman di daerah kawasan kemang, dalam rangka reuni. Reunian kami diawali dengan secangkir kopi caramel javachip. Diskusi kami dibuka dengan seputar dunia kerja mulai salary, jenjang karir hingga soal dunia per-politik-an di lingkungan kantor. Menjelang diskusi berakhir ia melepas topic tentang kemungkinan investasi reksadana bagi mahasiswa, jelas saya tertarik lha modalnya minim :-) .

Karena informasinya pula ke-esok-kan harinya saya pergi ke Bank Commonwealth untuk melontarkan pertanyaan pertanyaan seputar investasi reksadana. Berangkat dari pengalaman ituh, semoga tulisan ini bisa membantu untuk menentukan pilihan akan dikemanakan dana ‘berlebih’ anda.

Dari pengalaman ituh ternyata, Syarat Investasi Reksadana ngak begitu sulit sulit amat, jadi yang biasanya pesimistis jangan beringsut duluan. Begini syarat syaratnya:

  • Mudah terkoneksi ke internet, jadi pemantauan bisa mobile.
  • Memiliki uang yang siap diinvestasikan setidaknya 10 juta. Karena ini yang namanya Investasi jadi harus siap modal 10 juta itu untuk mengendap. Dengan kata lain, uang ini benar-benar uang bebas dan rela dianggap “hilang” selama 6 bulan/ 1 tahun.

Tips Memulai Investasi Reksadana

Sebagai panduan ber-investasi reksadana mandiri, berikut ini tips dari saya :

  1. Pelajari dulu tentang reksadana, strategi dan kurva NAV atau IHSG sampai setahunan terakhir atau lebih.
  2. Pilih reksadana saham yang tersedia dan yang juga penting pastikan minta rekomendasi pada CSnya.
  3. Buka rekening tabungan bunga harian di bank commonwealth bisa dimana aja . Saran saya, masukkan uang investasi Anda disitu dalam jumlah minimum supaya biaya pembukaannya kecil. Anda akan dicharge 5000 rupiah tiap bulannya sebagai biaya administrasi atau kalau mau gratis biaya administrasi jangan ikut TBH tapi ikutlah Commsave. Anda habiskan seluruh saldo anda untuk membeli reksadana sampai 0. Ini berarti, anda bebas biaya administrasi bulanan (bisa ditanyakan lagi ke CSnya).
  4. Setiap mau membeli atau menjual reksadana sebaiknya anda mengecek harga NAV atau IHSG di hari terakhir. Dari data-data ini kita bisa memprediksi kapan sebaiknya membeli atau kapan sebaiknya menjual.

Alasan Kenapa Tipsnya Harus Seperti Itu?

Setiap langkah langkah diatas pasti ada alasannya. Berikut ini alasan-alasannya :

  • Kenapa saya menyarankan reksadana saham? karena tipe reksadana inilah yang potensi margin keuntungannya paling besar.
  • Kenapa Commonwealth? Ada dua belas reksadana saham yang bisa dipilih, tapi sepengetahuan saya biaya pembelian / penjualan reksadana saham di Commonwealth relatif lebih murah ketimbang di Bank lain.
  • Bila kita sering mengecek harga NAV reksadana kita jangan lupa mencatatnya serta membuat grafik, dari sana kita bisa melihat pattern/pola dari reksadana kita itu seperti apa. Tipsnya, apabila: kurva sedang turun lebih banyak dari biasanya maka kita bisa melakukan pembelian.
  • Pelajari kurva NAV atau IHSG sampai setahunan terakhir atau lebih? Jelas tanpa belajar strateginya terlebih dahulu, investor akan membeli atau menjual berdasarkan emosi dan feeling, ini bisa berbahaya karena terlalu bergantung dengan nafsu bisa berakibat fatal.

Untuk itu ada baiknya bisa berdiskusi dengan financial planner seperti @AidilAkbar bisa via blognya atau lewat twitter beliau. Saran lain bisa bersama brand yang aktif di social media seperti Valbury: Facebook like atau Valbury xpect-more untuk twitternya

Jangan sungkan, share tips seputar investasi reksadana yah…..

Incoming search terms:

  • Arie

    Untuk mahasiswa nampaknya kurang cocok kalau “minimal Rp 10 juta” :)

    • http://twitter.com/arhamharyadi Arham

      Memang tergantung mahasiswanya. Cuman rasanya kalau di tabung dulu sampai jumlahnya mencukupi angka minimum untuk start di reksadana bakal make sense kan. :)

      Update: jumlah 10 juta kabarnya saat ini sudah bisa 500 ribu

  • Doni

    Modal nya apa ngak bisa lebih rendah yah? meskipun memang jaman sekarang modalnya sudah pada gede gede

  • http://separonyolong.blogspot.com/ TUKANG COLONG

    makasi udah berbagi hingga orang yang awam ini agak sedikit tahu..;)

    • http://www.brandingclinique.com/ Arham

      Bisa ajah :) )

  • http://hangganuarta.com Hangga Nuarta

    Dari judulnya saya kira akan dibahas reksadana yang dijual Bank Mandiri… Lha kalo bank commonwealth kayaknya nggak ada di daerah saya Mas…

    • http://www.road-entrepreneur.com Arham Haryadi

      Awalnya mau begitu mas tapi setelah diskusi panjang si commonwealth lebih ergonomis buat pemula.

      Saran saya kalau ingin lebih detail coba tanya aidilakbar.com beliau ahlinya financial

  • nova elya

    salam kenal mas….
    saya tertarik mempelajari RD ini..sudah buka beberapa situs tapi msih bingung…talong jawab beberapa pertanyaan saya ya…
    1. dimana kita bisa melihat strategi dan kurva NAV atau IHSG?
    2. ketika membuka rekening harian di commwealth, apa maksudnya “makukkan uang investasi anda disitu dalam jumlah minimum supaya biaya pembukaannya kecil”, tolong jelaskan dengan contoh ya….apa maksudnya kita langsung nabung 10 jt di rek tsb…??
    makasih ya mas infonya…..

  • chandra

    rasanya lebih mudah di danareksaonline.com, selain mudah dalam bertransaksi (online) juga tiap hari dikirimi email pergerakan grafik reksadanya produk danareksa. cs nya pun ok banget.. cuma sayangnya hanya khusus untuk produk danareksa..

  • joe

    beli reksa dana di commbank bisa mulai dari 500rb aja kok. buka rekening tabungan juga cukup 500 rb. saya sendiri nasabah commbank sudah cukup lama… gampang buat beli reksa dana karena bisa online lewat internet banking. bisa di cek http://www.commbank.co.id

    • http://road-entrepreneur.com Arham

      Sungguh… sekarang lebihnyaman dong ..bisa segera mulai reksadana nya :)

  • http://www.firdana.com firdana

    Untuk ukuran mahasiswa 10 juta terlalu besar, ada baiknya kita kita mencicil reksadana kita perbulannya atau dengan istilahnya Dollar cost Averaging. Yaitu dengan menyetor sejumlah minimum uang kita perbulannya secara berkala. Untuk Commonwealth sendiri sudah ada fasilitasnya, yaitu autoinvest. Program ini akan memotong langsung saldo kita setiap bulannya. menariknya autoinvest ini bisa dimulai dengan Rp. 100.000. Jika dana sudah terkumpul banyak kita bisa menggunakan teknikal analisis untuk memprediksikan kapan NAB akan naik dan akan turun, Sehingga kita bisa masuk ketika harga rendah dan keluar ketika harga tinggi. Cari aja artikel tentang Teknikal analisis banyak kok, termasuk di blog saya.

  • Lamosicentralpasific

    yang 100rb jg ada kog

    • Zarissaputra

      ya saya ada nonton di salah satu tv nasional klau 100rb aj udh bisa beli reksadana… ak berminat banget.
      ajarkan aku donk add my face book Haris Authentic II