Trend sebagai strategi dasar Marketing dan Ilmu Komunikasi 2.0

Arham Haryadi November 30, 2009 9
Markplus conference report 2010

Jika jeli, kita akan menyadarinya sebagai critical factor ketika melihat kemenangan Obama, pasca pertempuran pemasaran baik melawan Hillary di penyaringan Capres Partai Demokrat maupun penegasan puncak melawan McCain. Sebut saja persaingan partai puncak Obama kontra McCain, dengan korelasi perang antara trend kreatif melawan patriotic emotional.

Persaingan kedua kandidat presiden yang berasal dari kubu berbeda sangat mendebarkan. Aksi aksi pemasaran mereka berdua sama-sama berpengaruh lagi efektif. Yang satu mengedepankan social media sebagai medium penyebaran pesan sekaligus membangun harmony dibarengi penciptaan evangelist, satunya lagi menggantungkan kisah kisah american hero lewat media vertikal sebagai cause politiknya. Boleh dikatakan keduanya adalah perwakilan perang antara metode pemasaran baru dengan tradisional marketing. Jika diibaratkan Obama adalah Mac yang mengusung pemikiran gaya baru dan kompetitornya hanya sekumpulan PC yang belum mampu menciptakan trend didalam brandnya. Maka korelasinya dalam politik adalah Obama mengusung grass root marketing dengan pendekatan person-to-person sementara rivalnya mengusung one-to-many broadcasting . Hasilnya, dimenangkan Obama secara mutlak, tapi mengapa Obama bisa menang?

Mengapa grass-root marketing bisa menaklukan media broadcasting?

Mengapa aklimatisasi new wave marketing memanfaatkan citizen journalism alias blogger sebagai bias Person-to-person campaign dapat mempermalukan media one-to-many broadcasting? Riak riak new wave marketing effect inilah yang akan kita analisa.

Obamania are Social Trend Community

Seperti telah banyak didokumentasikan. Kemenangan obama bukan saja karena strategy dan visi kreatif yang authentic , namun juga Obama bergantung cukup besar pada aktivitas online dan jaringan social media yang kemudian memungkinkan terciptanya kekuatan komunitas, Obamania.

Jika dilihat strategi komunikasi Obama, Kemampuan online campaign untuk menciptakan hubungan pribadi melalui teknik pemasaran massal merupakan karakteristik dari strategi media yang di terapkannya. Penggunaan media sosial dan strategi e-mail marketing membantu ia mendapatkan dukungan pemilih muda yang lebih savvy dan bertenaga, dan hasilnya terbukti efektif tuk penggalangan dana. Semua lewat Obamania.

Kampanye Obama dimulai dengan membangun merek kemudian fokus pada bagian bagian long tail segmented yang tak ter-cover McCain. Kampanye berlanjut dengan kegiatan even dan program media One on One , yang grass-root banget. Berseberangan dengan beberapa rivalnya, mereka bertumpu pada media-media tradisional akan tertapi terbukti tidak dapat menciptakan kekuatan trend social community . Kesimpulannya, interaksi grass-root lebih memiliki authorization dibanding pesan pesan semu di media vertikal, yang tidak mampu menciptakan Hillarius atau munngkin McCainian.

CiCak & IndonesiaUnited are social trend of wave

Pada contoh lokal kita bisa melihat gerakan CiCak juga IndonesiaUnited membangun social trend community dalam tajuk trend nasionalism . Dengan menjadi konektor yang meng-eksploitasi secara cepat dan masif berbagai long tail communitiy dari yang tadinya tradisional sekarang sudah berubah menjadi mobile , experiential dan social . Secara nyata bersama kita bisa melihat begitu dahsyatnya trend sebagai strategi dasar Marketing dan Ilmu Komunikasi 2.0 .

Inilah dunia baru politik, political marketing . Bukan sekedar yang paling kreatif, tapi pendekatan person-to-person alias one-on-one yang akan berjaya. Obama berhasil menciptakan itu: jutaan evangelist, mendapatkan begitu banyak pemilih, kemudian puncaknya menciptakan trend, Obamania.

MarkPlus is MARKETEERS

Bloggers @ MarkPlus Conference 2010 . Gelombang social trend community inilah yang diharapkan MarkPlus Conference 2010, terbukti dengan mengajak Bloggers menyebarkan informasi melalui networking yang telah mereka miliki kemudian meng-connecting-kan semuanya dalam satu kesatuan komunitas yang disebut The Marketeers .

Incoming search terms:

  • Pingback: Bloggers @ MarkPlus Conference 2010 | Deddy Andaka 's Blog

  • http://caturariadie.com Catur Ariadie

    Politik Marketing??? mungkin memang benar kalau kita sedang menuju ke arah tersebut namun dengan mayoritas penduduk indonesia yang masih buta politik bersih kayaknya bakal berat deh :D

  • http://www.road-entrepreneur.com Arham Blogpreneur

    @catur ariade
    Itu dia mengapa Pengguhi internet dikatakan user savvy. Lihat saja, kebutuhan akan kebenaran yang authentic dan substansial semakin dinanti dan di’paksa’

  • http://rudyazhar.blogspot.com rudy azjar

    waduh pembahasannya udah tingkat tinggi nich…

  • http://cesarsidolisa.wordpress.com/ Cesar

    Nais inpoh gan.. keep posting.. hhe..

  • http://oopshey.com all work all fun

    Klo dalam teori komunkasi klasik, sepertinya dipisah antara metode jarum suntik dan agenda stting. Namun fenomena sekarang dengan media komunikasi yang lebih beragam, kesemua teoridan pradigma komunikasinya sudah berbeda jauh.

    Rasanya mesti ada teori baru yang bisa diterapkan
    salam

  • Pingback: blog2 yg ter-invite MarkPlus Conference 2010 (bag3) « Guru Kencing berDiri, dua tiga Pulau terLampaui

  • http://gudangupil.com ilmu pemasaran

    wah saya kurang setuju klo masyarakat indonesia masih buta politik, tahun 2008 keatas masyarakat indonesia sudah mulai cerdas berpolitik

  • http://gudangupil.com ilmu pemasaran

    wah saya kurang setuju klo masyarakat indonesia masih buta politik, tahun 2008 keatas masyarakat indonesia sudah mulai cerdas berpolitik