Yahoo Id: Konten Lokal dan komunitas
Posted on 08. Nov, 2009 by Arham Blogpreneur in Social Media

Awalnya agregasi Yahoo! Indonesia dari content partners Yahoo! Indonesia seperti Detikcom, Kompascom, Antara, Liputan6 tampak tak bertaring. Tak lama berselang kita masih ingat bagaimana sejarah ‘akuisisi yahoo! oleh Microsoft ‘ hampir saja terjadi. Kalau saja akuisisi itu terjadi, mungkin BP tak menjadi wakil resmi menjadi Country Editor Yahoo! Indonesia. Kemarin saat break session PB09, Sejenak BP membocorkan arah pergerakan Yahoo! kedepannya khususnya Yahoo id yang di gawangi.
Konten Lokal
Kalian yang bergelut dengan aplikasi web, tentu mengerti apa itu arti lokalisasi, ngak salah lagi itu urusan lokasi dan penggunaan bahasa. Banyak yang beranggapan hanya dengan menyajikan layanan dengan target lokal, termasuk bahasa lokal, merupakan cara gampang menuju kesuksesan. Nyatanya soul dari Yahoo id luluh berantakan sekalipun bermediasi dengan Kompascom, Antara, Liputan6 dan sejenisnya. Lantas, salah satu kunci sukses adalah Bukan hanya translasi berita dari media mass stream atau tulisan blog tapi juga independensi berita lokal. Jadi, berusahalah untuk tampil beda dan unik.
The Unleash Power of Community
Ya, melepaskan kearifan/kebijakan yang dihasilkan oleh sekumpulan orang. Bukan karena merumuskan bersama-sama secara terorganisir layaknya suatu organisasi, tapi justru terotomatisasi dan kadang saling tak kenal satu sama lain semisal kaskus, juga anakui.com. Crowd yang populer di era web 2.0 akibat perubahan yang dibawa social media dalam memfasilitasi interaksi antar netizen , costless bagi biaya produksi, dan mempermudah proses produksi dan penyebaran konten.
Jika anda seorang CEO atau eksekutif besar harusnya anda alert, DNA anda bergekolak, sadar pengaruh long tail yang perlahan namun semakin cepat menggerogoti mass stream media. Akar dari kekuatan long tail itu tergambar dari terbentuknya komunitas komunitas narcissistic offline, khususnya bentukan komunitas lewat social media.
Yahoo id for journalism
Masih kaitannya dengan BP dan Yahoo Indonesia, tugas pertama yang harus dilakukan Budi Putra adalah menyusun tim Editorial Yahoo! Indonesia. Nantinya anggota tim Editorial bentukan BP akan melapor dan berada langsung di bawah Country Editor. Jadi untuk anda para jurnalis dan editor handal yang tertarik bekerja untuk Yahoo! Indonesia, silahkan lihat info lengkapnya di blog Yahoo! Indonesia .
Sedikit pertanyaan, seberapa pentingkah Pendidikan sarjana bagi social media specialist?
Ingin mendapatkan updet terbaru tentang social media marketing dan Internet Strategy dari Road-Entrepreneur.Com lebih dahulu dari yang lain? Daftarkan saja diri Anda di feed Road-Entrepreneur.Com.
*copy-paste kode di atas ke dalam form posting blog anda

Berlangganan RSS
Gabung Facebook Fans
9 Comments
jimmy
09. Nov, 2009
wah BP hebat sekali ya.. jadi wakil resmi Yahoo.. kalau masalah pendidikan menurut saya penting sekali, supaya bisa menghasilkan tulisan yang lebih berkualitas dengan bahasa yang juga lebih baik.. walaupun tidak 100% pasti juga sih
kushendarto
09. Nov, 2009
teteup penting mnrt saya, bekal pendidikan “pasti” membuat seseorang lebih berkualitas dalam berkarya. setuju to mas?
Arham blogpreneur
09. Nov, 2009
@kushendarto
Kalau pendidikan dihadapkan pada personal branding yg dimiliki. rasanya akan dilemma memilih degree namun jarang didengar atau malah personal branding yang ucapannya selalu didengar dan memiliki pengaruh massa meskipun tak ber-ijazah
Nivell
09. Nov, 2009
Setuju sekali dengan artikel ini. Yahoo memang butuh sesuatu yang bisa membedakan dirinya dengan portal2 berita yang sudah ada. Kunci mungkin terletak pada pemahaman target audience. Sekedar aggregating portal yang sudah ada memang langkah awal. Tetapi sekali lagi packaging konten berita yang mungkin jadi faktornya.
Saya memprediksi editor lokal akan tugasnya lebih mengumpul berita dan repackage mereka dengan angle yang lebih menarik. Pertanyaannya adalah sampai kapan mereka akan mampu membuat konten sendiri.
Citizen reporting, walau sudah banyak sekali medium seaingan memang jadi pilihan menarik. Saya setuju sekali dengan terminologi “Unleashed Power of Community”. Namun, semua itu bergantung pada eksekusi.
Selamat buat BP dan Yahoo Indonesia!
elia bintang.
10. Nov, 2009
jurnalis handal? saya itu.. halah bcanda deng
wira
10. Nov, 2009
kalau saya ikut pasti gagal, hehe
Arham blogpreneur
10. Nov, 2009
@wira
kalau punya portfolio seperti blog pasti lebih dipertimbangkan dibanding tulisan di media offline
dicoba ja mas wira.
dhodie
11. Nov, 2009
Sepertinya Yahoo! sangat jeli menggunakan Budi Putra sebagai Country Editornya… Ia sangat paham seluk beluk dunia blogging Indonesia.
IwanKus
16. Nov, 2009
salam kenal mas arham…
trims sudah berkunjung…
waduh artikelnya tingkat tinggi nih…
ikutan baca dulu saja ya…
Leave a reply